Minggu, 21 April 2013

ARDANA TOUR

ARDANA TOUR, menjadikan perjalanan anda berkesan. ARDANA TOUR, Aman, Nyaman, Selamat, Tepat dan Bersahabat. ARDANA TOUR, Jl. Tapos Raya No. 10 Cibinong, Depok Jawa Barat. Telp. (021) 70731253.

Selasa, 01 Januari 2013

HDR Ardana Tour

ARDANA TOUR, menjadikan perjalanan anda berkesan. ARDANA TOUR, Aman, Nyaman, Selamat, Tepat dan Bersahabat. ARDANA TOUR, Phone. (021)70731253


Jumat, 12 Oktober 2012

Penyakit Sosial Bernama Haji Ulang


KOMPAS
ALI MUSTAFA YAQUB
Imam Besar Masjid Istiqlal


Seorang kawan bercerita kepada kami bahwa masyarakat di daerahnya punya anggapan unik. Apabila ada seorang lelaki yang sudah berhaji dua kali, ia akan mudah mendapatkan istri yang kedua.
Anggapan ini berasal dari persepsi masyarakat setempat bahwa orang yang sudah berhaji ulang itu adalah orang yang baik ibadahnya dan baik pula kantongnya. Maka, dari persepsi itu, status sosial seorang yang sudah berhaji ulang jadi semakin tinggi. Oleh karena itu, di lingkungan mayarakat ia jadi rebutan para wanita yang siap jadi istri kedua.
Apabila persepsi seperti itu benar menurut ajaran agama, Nabi Muhammad SAW bukanlah orang yang baik. Karena selama hidupnya, beliau hanya berhaji satu kali. Padahal, beliau punya kesempatan tiga kali untuk berhaji. Beliau juga punya kesempatan berumrah sunah ratusan, bahkan ribuan kali, tetapi beliau hanya berumrah sunah dua kali. Bandingkan dengan kita, masyarakat Muslim di Indonesia, yang rata-rata ingin berhaji setiap tahun dan berumrah setiap bulan.
Mengapa Nabi Muhammad SAW berhaji hanya sekali dan berumrah sunah hanya dua kali? Apabila beliau tak punya uang bukankah beliau tinggal berkata saja kepada sejumlah sahabat yang kaya raya, seperti Abdurahman bin Auf dan Abu Ayyah al-Anshari. Tentu kedua sahabat akan segera menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan Nabi. Namun, Nabi tak pernah meminta-minta untuk kepentingan pribadi beliau seperti itu.
Setelah Nabi menetap di Madinah, sekurang-kurangnya terjadi tiga hal penting. Pertama, Nabi menghadapi orang-orang yang memusuhi dan memerangi beliau, maka Nabi menginfakkan hartanya untuk kepentingan jihad fisabilillah melawan orang-orang itu. Kedua, akibat perang atau jihad fisabilillah gugurlah para syuhada yang kemudian menimbulkan janda-janda dan anak-anak yatim. Maka, harta Nabi diinfakkan untuk menyantuni para janda, orang-orang miskin, dan anak-anak yatim.
Ketiga, banyaknya pelajar yang menuntut ilmu dari Nabi Muhammad SAW sementara mereka tidak punya apa-apa di Madinah, baik harta maupun keluarga. Mereka tinggal di satu ruangan di Masjid Nabawi yang disebut al-Shuffah. Sementara untuk keperluan makan, Nabi menganjurkan kepada para sahabat untuk menjamin pemberian makan kepada mereka. Nabi sendiri setiap hari memberikan makan kepada 70 pelajar Shuffah.
Keutamaan ibadah sosial
Seandainya berhaji ulang itu lebih utama daripada menyantuni janda-janda, orang miskin, anak-anak yatim, dan para pelajar yang tidak mampu, maka Nabi tentu sudah melakukan haji ulang dan atau umrah berkali-kali. Namun, Nabi tak melakukannya. Nabi justru menegaskan bahwa penyantun anak yatim akan tinggal di surga bersama Nabi dan tidak terpisahkan, ibarat jari tengah dan telunjuk.
Nabi juga menegaskan, orang yang menyantuni para janda dan orang-orang miskin tak ubahnya seperti orang berjihad fisabilillah. Sementara ibadah haji, apabila memenuhi syarat-syarat sehingga dapat disebut mabrur, Nabi hanya menjanjikan surga saja kepada pelakunya, tanpa menyebutkan bersama beliau.
Dari sini dapat dipahami bahwa menyantuni anak-anak yatim, janda-janda, orang-orang miskin, dan para pelajar yang tak mampu jauh lebih unggul nilai pahalanya daripada berhaji ulang. Dengan kata lain, ibadah sosial jauh lebih utama daripada ibadah individual. Begitulah kaidah hukum Islam menyebutkan. Bagaimanapun, Nabi tak pernah mencontohkan untuk berhaji ulang atau berulang-ulang berumrah.
Ketika keadaan masyarakat kita sedang sangat terpuruk, potret kemiskinan dimana-man. Para pakar ekonomi mengatakan, sampai akhir 2011, di Indonesia masih terdapat 117 juta orang miskin. Tempat ibadah banyak yang terbengkalai. Apabila keadaan negeri kita masih seperti ini, pantaskah lalu kita berkali-kali berhaji dan berumrah? Ayat Al Quran mana yang menyuruh kita melakukan itu? Hadis manakah yang menganjurkan kita untuk berbuat seperti itu?
Inilah penyakit sosial yang menimpa masyarakat kita dan perlu segera diobati. Obatnya adalah mengikuti perilaku Nabi dalam beribadah, yaitu berhaji cukup sekali dan berinfak ribuan kali. Pertanyaan berikutnya, maukah kita mengobati diri kita dari penyakit sosial yang menimpa kita itu? Atau kita justru ingin memperparah penyakit yang sedang kita derita itu?

Sabtu, 29 Januari 2011

SAMBUTAN DIREKTUR

Sambutan Direktur

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, pada tanggal 3 Desember 2007 telah lahir PT. ARDANA PURWA WISATA (PT. APW) sebagai perusahaan yang melayani perjalanan wisata dan perjalanan lainnya dengan bus-bus baru yang diberi nama dengan ARDANA TOUR.

Bidang usaha perjalanan wisata ini telah dirintis sejak tahun 2005 sebagai diversifikasi usaha PUL GROUP dan PT. APW merupakan salah satu perusahaan afiliasinya. Walaupun PT. APW merupakan bidang usaha yang berbeda dengan yang ada di dalam PUL GROUP, PT. APW memiliki kesamaan filosofi dengan PUL GROUP yaitu memberikan pelayanan yang terbaik (SERVING YOU BETTER). Jenis-jenis usaha PUL GROUP sendiri bergerak di bidang angkutan barang di laut, bongkar muat, depo peti kemas, pergudangan, dan logistik sedangkan PT. APW bergerak dibidang jasa angkutan wisata. Walau berbeda namun saling melengkapi antar jenis-jenis usaha yang ada di dalamnya.

Kini ARDANA TOUR memiliki 11 (sebelas) unit bus yang terdiri dari 4 (empat) unit bus besar (biasa kami sebut BBA), dan 7 (tujuh) unit medium bus (MBA).

Pengoperasian 11 unit bus ini merupakan titik awal dari pada rencana jangka panjang ARDANA TOUR yang mempunyai impian untuk dapat mengoperasikan 100 unit bus secara bertahap dalam masa 10 tahun kedepan yang kami sebut dengan ROAD TO 100.


Survey dari pihak DAIMLER MERCEDES
Bapak Eka Saputra (Fleet Owner Consultant)

Sebagai awal dari ROAD TO 100, tahap pengembangan ini telah dimulai dengan melakukan kerjasama untuk aplikasi serta pengembangan sistem komputerisasi dengan konsultan PT. CSI, pengembangan serta pembangunan infrastruktur dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak DAIMLER MERCEDES INDONESIA dalam hal penataan tata ruang, alat-alat, serta manajemen workshop yang disesuaikan dengan kapasitas operasional PT. ARDANA PURWA WISATA.


Diskusi lapangan dengan pihak DAIMLER MERCEDES

VISI & MISI ARDANA TOUR

Visi & Misi





VISION
“Menjadi professional di industri transportasi wisata darat dalam skala nasional dan bertaraf internasional.”
MISSION
“Menyelenggarakan bisnis pariwisata dan bisnis yang terkait, dengan menyediakan bus pariwisata 
dan fasilitas pendukung lainnya, yang selalu mengutamakan 
kenyamanan, keamanan, keselamatan, ketepatan, dan persahabatan. ”
MOTTO
“Nyaman, Aman, Selamat, Tepat, dan Bersahabat"

Nyaman : Fasilitas yang disediakan oleh Ardana Tour menjanjikan kepada para penumpang untuk merasakan kenyamanan dalam menikmati layanan kami sampai di tempat tujuan.
Aman : Kami sangat mengutamakan keamanan seluruh penumpang beserta dengan barang bawaannya, dari berbagai tindak kejahatan yang dapat merugikan.
Selamat :  Kami menjamin para awak kendaraan mengerti dan mengikuti seluruh standar prosedur perjalanan, demi keselamatan penumpang yang merupakan prioritas utama bagi kami.
Tepat : Ketepatan para penumpang memilih Ardana Tour akan sesuai dengan perlakuan kami yang menghargai dan memastikan ketepatan waktu serta tempat yang dituju.
Bersahabat : Para awak kendaraan kami yang telah terlatih serta ramah dan bersahabat akan dengan senang hati melayani segala kebutuhan para penumpang selama perjalanan.
















TARIF SEWA BUS ARDANA

TARIF SEWA BUS ARDANA

KODE TUJUAN
TUJUAN
TARIF
TARIF
KETERANGAN

BIG BUS

MIDDLE BUS

 

Dalam Kota

 DKI / Jakarta .

Charter harian

Dalam Kota Bogor/Bekasi/Balaraja/
Cibinong/Karawang/
Cibinong  Per 12 Jam
Per Jam selanjutnya 

  Rp.  1.150.000


   Rp.   1.560.000


   Rp.     150.000

    Rp        920.000


      Rp.    1.060.000


Luar Kota



I.

PP. Per 16 Jam/Hari/Menginap




1.
Ciawi/Puncak/Cibodas/
Cimelati/Ciloto/Taman Angsa/
Lido/Salabintana/Jatiluhur/Plered
Cikampek/ Merak/ Cilegon/
Cinangneng/Karawang/Rangkas Bitung/ Sukabumi Kota


    Rp.  2.250.000


Rp. 1.380.000

2.
Anyer/ Karang Bolong/ Batu Kuwung/ Cianjur/ Banten Kota/ Pantai Salira/ Cirata/ Cikundul/ Wanayasa

   Rp. 2.600.000

Rp. 1.740.000

II.

PP. Per 18 Jam/Hari Menginap




1.

Bandung/ Tanjung Lesung/ Cicatih/ Citarik/ Malingping/ Indramayu/ Cikotok/ Cisolok/ Ciater/ Maribaya/ Jatinangor/ Pantai Bayah/ Tangkuban Perahu Ujung Kulon/ Pelabuhan Ratu



   Rp. 2.930.000


      Rp.   1.850.000

2.

Kuningan/ Cirebon / Pengalengan Tasikmalaya/Ciamis/Majalengka Garut/ Sumedang/ Suryalaya/ Situ Patenggang/ Cilimus/ Kawah Putih/ Ciwidey 


    Rp.  3.985.000


       Rp.   2.580.000



 




III.

Per 2 Hari Menginap




1.

Pamijahan/ Banjar/Pangandaran

    Rp.  6.580.000
       Rp.   4.025.000


 




IV.

Per 3 Hari Menginap




1.

Tegal/ Pangandaran/ Pamijahan Via Cirebon

    Rp.  8.050.000
       Rp.   5.170.000

2.

Jawa Tengah

    Rp.  8.250.000
       Rp.   5.350.000


 




V.

Jawa Timur / Madura

    Rp.10.810.000
       Rp.   7.130.000
Per  4  Hari

 




VI.

BALI

Rp. 18.560.000
Rp. 12.070.000
Per  7  Hari
VII.

LOMBOK

Rp. 24.160.000
Rp. 15.600.000
Per  9  Hari
VIII.

SUMBAWA

Rp. 32.225.000
Rp. 20.500.000
Per 12 Hari

 




IX.

SUMATERA




1.

Bandar Lampung

   Rp.   3.960.000
       Rp.   2.580.000
Per 18 Jam
2.

Lampung

   Rp.   6.680.000
       Rp.   4.020.000
Per  2  Hari
3.

Palembang

Rp. 16.210.000
       Rp.   8.750.000
Per  5  Hari
4.

Bengkulu / Jambi

Rp. 20.220.000
Rp. 13.800.000
Per  6  Hari
5.

Sumatera Barat

Rp. 27.300.000
Rp. 18.400.000
Per  8  Hari
6.

RIAU

Rp. 31.340.000
Rp. 19.750.000
Per  9  Hari
7.

MEDAN

Rp. 37.420.000
Rp. 24.000.000
Per 11 Hari
8.

ACEH

Rp. 44.450.000
Rp. 28.000.000
Per 13 Hari

Harian Luar Kota





** Per Hari Selanjutnya

Rp.   2.250.000
       Rp.  1.350.000


** Per Jam Selanjutnya

    Rp.     150.000
       Rp.     105.000

Tarif tidak termasuk uang toll, uang parkir, retribusi dan tiket masuk tempat objek wisata.